Suami "Bentak Istrinya" Saat Diminta Bantu, Yang Terjadi Selanjutnya Bikin Ia NYESAL!

Istri adalah seorang wanita yang akan selalu membantu suami. Istri tidak pernah dianggap lemah, karena ia memiliki kemampuan dalam membantu suami menyelesaikan masalah

(foto: ilustrasi)

Sponsored Ad

Wanita diciptakan dan ditakdirkan untuk menjadi seorang istri yang senantiasa membantu suaminya. Namun sayang, terkadang suami malah menyalahgunakan dengan membiarkan istrinya melakukan segalanya. Mereka menganggap istri bisa melakukan segala sesuatunya sendirian, bahkan memperlakukan mereka layaknya seorang "pelayan"

夫妻之間的隱私:信任為基礎,不要逼迫知道所有事情的真相。(foto: ilustrasi)

Sebagai seorang istri, tentu tidak boleh membiarkan hal seperti itu terjadi. Istri dan suami memiliki posisi yang sama, dan suami juga harus menghormati istri. Karena itu, sebagai istri, beranikan diri untuk tegas mengatakan kepada suami: "Tolong hormati istrimu!"

Sponsored Ad

Jika pria memaksa wanita berjuang sendiri, maka pria tersebut tidak layak disebut pria sejati

Dina adalah seorang wanita yang suka bepergian. Setelah menikah, ia juga berharap bisa pergi berlibur bersama suami dan anaknya melihat dunia luar. Awalnya sang suami sudah setuju, namun setiap kali sudah mempersiapkan jauh-jauh hari, suami selalu beralasan tidak ada waktu kosong, sehingga akhirnya mau tidak mau Dina hanya pergi bersama anaknya. Dalam setiap liburan, hanya ada foto Dina bersama sang anak. Sejak saat itu setiap kali berlibur, suami tidak lagi dibutuhkan

Sponsored Ad

(foto: ilustrasi)

Saat pergi jalan-jalan keluar bersama anak, anak kelelahan, dan saat itu tiba-tiba hujan deras, dan Dina membawa banyak barang. Dina berharap suaminya bisa pulang kerja sekalian menjemput mereka. Namun begitu suaminya ditelpon, yang ada sang suami malah berkata: "Di luar hujannya deras banget, kamu gak bisa ya naik taxi sendiri?" Di saat itu juga, hati Dina menangis seperti hujan deras yang turun

Sponsored Ad

Saat anak menangis tengah malam, Dina pun tidak bisa tidur dengan tenang, mau tidak mau ia harus membuatkan susu untuk anaknya. Ia kemudian membangunkan sang suami untuk membantunya, tapi suaminya malah menyentak: "Masalah kecil gini pakai minta tolong aku, emang besok aku gak perlu kerja? Aku juga capek, tau gak?!" Padahal, keesokan pagi harinya Dina juga harus bangun pagi dan bekerja. Sekali lagi hati Dina terasa tertusuk, dan ia sedih sambil merenung, bukankah ia (suami) dulu bilang mau menjaga anak bersama?

Sponsored Ad

(foto: ilustrasi)

Saat anak sedang tidak enak badan, Dina seorang diri tidak berdaya, dan ia akhirnya memutuskan untuk menelpon suaminya. Tapi kalimat pertama sang suami: "Kenapa anak bisa sampe s*kit sih?" Di saat itu juga hati Dina semakin terasa pedih

Sponsored Ad

Bertahun-tahun ia bersama suaminya, akhirnya ia tidak kuat lagi dan memutuskan untuk berpisah. Barulah di saat itu, sang suami menyesal! Tapi, semua itu sudah terlambat!

Setelah menikah, ada banyak hal yang bisa dilakukan seorang pria:

Banyak ayah yang berorientasi pada keluarga dan perhatian, akan rela menemani istrinya pergi ke dokter untuk pengecekan kehamilan, tengah malam membantu membuatkan susu, setelah pulang kerja membantu memandikan anak, bahkan ada juga pria yang mau membantu memasak, saat akhir pekan membawa istri dan anak jalan-jalan, pulang ke rumah masih mau bermain bersama anak, membacakan cerita, selain menyayangi istri, ia juga memperhatikan keluarganya!

Sponsored Ad

(foto: ilustrasi)

Rumah tangga itu dibangun oleh dua orang, wajah istri yang selalu bahagia dari waktu ke waktu, adalah sebuah pujian untuk sang suami

Sponsored Ad

(foto: ilustrasi)

Nah, untuk para suami jangan mendorong dan melupakan istri. Hargai dan perlakukan ia layaknya seorang wanita yang kamu cintai sepenuh hati. Alasan kenapa istri berubah dan tidak selembut dulu, bisa jadi karena sikap suami sendiri yang membuat istri terluka. Kepedulian dan kasih sayang suami kepada istri akan membuat istri menjadi orang yang selalu mendorong dan mendukung suaminya dengan sekuat tenaga.

Sponsored Ad

(foto: ilustrasi)

Bagaimana menurut kalian dengan artikel ini? Yuk like, share, dan komen di kolom komentar ya!

Sumber: mamaclub

Kamu Mungkin Suka