"Kita Tak Bisa Tangkap Ayam dan Kelinci Sekaligus!" Maksud di Baliknya NGENA!

Pernahkah kamu mendengar kalimat  “kita tidak bisa menangkap ayam yang sedang turun gunung, dan menangkap kelinci yang sedang naik gunung”?


Peribahasa ini sangat terkenal di kalangan orang Tiongkok jaman kuno. Namun ketika kita mengerti artinya, dijamin bisa merubah pandangan orang dan sangat menginspirasi hidup kita.

Sponsored Ad


Mari kita bahas artinya dari kalimat pertama “kita tidak bisa menangkap ayam yang sedang turun gunung”. Kalimat ini mengandung 2 arti.

Pertama, kita tahu saat orang turun gunung maka kecepatan kita akan sangat lambat, karena itu kita akan sangat berhati-hati.Berbeda dengan ayam, ia memiliki sayap dan sesekali bisa mengangkat tubuhnya dengan kepakan sayapnya. Kita sebagai manusia, hanya bisa melihatnya dari kejauhan dan tak mungkin bisa menangkapnya.

Sponsored Ad


Kedua, berbicara soal keamanan, mengapa kita harus berhati-hati saat turun gunung? Karena jika terjatuh, maka akan sangat merugikan tubuh kita. Sedangkan bagi ayam tidak ada masalah untuk melakukan sesuatu yang membahayakan.


Sponsored Ad

Kalimat kedua “kita tidak bisa menangkap kelinci yang sedang naik gunung”. Point pertama mirip dengan penjelasan di atas, yaitu bukanlah hal yang mudah untuk naik gunung. Apalagi jika kita mau menangkapnya, karena kelinci bisa berlari dengan cepatnya.


Kedua, ketika kelinci berlari di depan kita dan kita mengejarnya dari belakang, beberapa kerikil yang kelinci injak kemungkinan akan jatuh turun ke bawah, dan hal itu akan membahayakan kita yang berlari di belakangnya. Itulah sebabnya mengapa kita tidak bisa mengejar kelinci yang naik gunung.

Sponsored Ad


Tapi banyak orang bertanya, jika tidak naik atau turun gunung, bisakah kita menangkap ayam dan kelinci dengan mudah?

Tapi faktanya, saya belum pernah melihat orang dengan sekuat tenaga untuk mengejar ayam dan kelinci. Dipastikan juga kita akan ketinggalan dan menyerah untuk menangkapnya!

Sponsored Ad


Jika kita memperluas makna yang diungkapkan peribahasa ini, artinya dalam kehidupan seseorang, kita harus mengejar apa yang kita bisa lakukan. Entah itu pekerjaan, cita-cita, atau kepuasan kita. Jangan sampai kita fokus pada hal yang tidak kita kuasai atau tidak bisa dicapai, karena ini hanya membuang waktu saja, dan tidak akan ada hasil yang baik.


Sponsored Ad

Mengenai peribahasa “kita tidak bisa menangkap ayam yang sedang turun gunung, dan menangkap kelinci yang sedang naik gunung” ini,  entah apakah kamu setuju dengan pesan dibaliknya?


Apakah malah sebaliknya, kamu memiliki prinsip bahwa hidup adalah sebuah petualangan, dimana kita harus banyak mencoba hal baru, dimana jika kita gagal pun setidaknya kita belajar sesuatu dan pernah mencoba.

Tuliskan pendapatmu di kolom komentar ya..

Sumber: Foyuan