Ada "Kota" di Bawah Padang Gurun?! Begitu Masuk, "Isinya" Bikin Orang Melongo!

Gurun pasir di Australia selatan ini terlihat sepi dan tidak pantas untuk dihuni.


Sponsored Ad

Namun karena banyaknya batu opal di tempat ini, banyak orang yang memutuskan untuk datang dan tinggal di sini.


Sponsored Ad

Bahkan telah dibangun sebuah kota kecil yang ditinggal oleh 3500 orang! Yang lebih mengejutkannya lagi, ¾ dari kota itu dibangun di bawah tanah!


Sponsored Ad

Kota kecil ini terletak 850 kilometer di utara Adelaide di Stuart Highway, namanya Coober Pedy.


Sponsored Ad

Coober Pedy didirikan pada tahun 1915, saat batu opal pertama kali ditemukan di sana dan baru mulai terkenal pada tahun 80an.


Sponsored Ad

Coober Pedy juga dikenal sebagai ibukota opal karena opalnya yang kaya. Pada musim panas, suhu di area kota mencapai 50 derajat celcius. Akan tetapi, suhu dibawah tanah dipertahankan sekitar 25 derajat selama bertahun-tahun.

Karena biaya membangun rumah cukup tinggi, banyak penduduk memilih untuk tinggal di bawah tanah, yang menghemat tagihan listrik AC. Penasaran kan isinya seperti apa?


Sponsored Ad

Lantai kota ini ditutupi dengan ventilasi.

Gereja di bawah tanah yang begitu indah.

Sponsored Ad


Perpustakaan juga ada loh sob!


Mau pergi minum kopi dan main biliar? Disini juga ada!

Sponsored Ad

Dan bahkan, ada sebuah bar juga loh!


Sebagian besar toko dan restoran berada di bawah tanah, dan hanya ada satu lapangan golf di atas permukaan. Karena suhu yang tinggi, lapangan golf ini hanya buka di malam hari dan semua barang terbuat dari bahan fluorescent.

Sponsored Ad


Gaya hidup yang istimewa dan unik menjadikan tempat ini sebagai objek wisata yang terkenal. Bagi teman-teman yang mau mengunjungi Australia, jangan lewatkan tempat ini ya!


Sumber: urreply

Kamu Mungkin Suka