Bikin Irit! Istriku Menuangkan "Bahan Ini" ke Kasur, Siapa Sangka Kasur 10 Tahun Langsung Jadi Baru!

Ada yang bilang bahwa kasur tidak kotor karena tertutupi oleh sprei, jadi tidak perlu dibersihkan. Padahal ini adalah pemikiran yang salah besar, malahan kasur itu adalah tempat kesenangan bagi para bakteri jahat! Kasur yang tidak bersih akan dihuni oleh tungau! X_X

Sponsored Ad

Sprei dan selimut itu bisa kita cuci dengan mesin cuci, tapi bagaimana dengan kasurnya itu sendiri? Yuk, ikuti cara berikut ini:

Step 1:

Pertama, kamu bisa menggunakan alat penyedot debu untuk membersihkan kasurmu. Ini bisa membersihkan kasur dari debu-debu yang menempel.

Sponsored Ad

Saat menyedot debu kasur, harus berlawanan dengan arah lipatannya ya, karena kotoran akan lebih banyak menempel di sela-sela lipatan kasur. Jika disedot dengan arah berlawanan, maka kotoran kan lebih mudah terangkat.

Sponsored Ad

Kamu bisa lakukan ini setiap kali mengganti sprei.

Step 2:

Taburkan baking soda di atas kasur selama sekitar setengah jam. Tunggu sampai baunya menghilang, baru dibersihkan dengan alat penyedot debu. Jika bau kasurnya kuat, kamu bisa tambahkan sedikit minyak esensial supaya lebih wangi.

Sponsored Ad

Step 3:

Jika ada noda di atas kasur, bisa dibersihkan dengan handuk basah. Ingat, jangan dibersihkan dengan gerakan melingkar, karena itu akan membuat noda menjadi lebih besar.

Sponsored Ad

Noda dibagi jadi noda protein, noda minyak dan noda tanin. Darah, keringat dan air seni anak merupakan noda protein, sedangkan jus dan teh adalah noda tanin.

Sponsored Ad

Gunakanlah air dingin saat membersihkan noda protein. Lalu, gunakan metode tekan untuk membersihkan noda itu. Setelah itu, gunakan kain kering untuk menghilangkan area kotornya.

Sponsored Ad

Untuk noda darah, kamu bisa pakai jahe! Jahe memiliki fungsi untuk meluruhkan noda protein. Jahe juga memiliki fungsi untuk memutihkan. Setelah air jahe dituangkan di atas kasur, gunakan kain lap yang sudah direndam air dingin untuk membersihkannya, lalu dikeringkan dengan lap kering atau tisu.

Sponsored Ad

Jika kamu menemukan noda darah yang sudah mengendap lama, kamu bisa menggunakan wortel! Pertama, blender wortel dan tambahkan sedikit garam.

Sponsored Ad

Kemudian, teteskan di atas noda darah dan bersihkan dengan kain yang sudah direndam air dingin. Wortel mengandung karoten yang bisa menetralisir ion besi dalam noda darah. Dengan begitu, noda darah bisa dihilangkan.

Untuk noda non-protein, kamu bisa membuat campuran hidrogen peroksida dan deterjen cair dengan perbandingan 2:1. Setelah itu, teteskan di atas noda dan sikat lembut dengan sikat gigi. Diamkan selama 5 menit, kemudian bersihkan dengan kain lembab dingin.

Step 4:

Harus sering-sering membalikkan kasur. Jangan cuci kasur dengan banyak air. Jika kasur itu lembab, itu bisa kering secara alami, atau gunakan kipas angin.

Step 5:

Banyak orang berpikir bahwa melepas plastik pembungkus kasur akan membuat kasur jadi kotor. Padahal pemikiran ini salah besar loh! Plastik pembungkus kasur itu harus dilepas! Kalau tidak, itu akan sangat berbahaya bagi tubuh.

Ketika plastik pembungkus dilepas, maka kasur akan menjadi ventilasi yang baik. Kelembaban yang tubuh kamu salurkan akan diserap oleh kasur dan dibuang ke udara. Jika kamu gak membuang plastiknya, maka itu akan menjadi lapuk karena sifatnya yang kedap udara dan itu juga akan membantu perkembanbiakan bakteri dan tungau. Dan bau plastik juga tidak baik untuk kesehatan tubuh kamu.

Sumber: eathealth

Kamu Mungkin Suka