Tinggal di Gunung "Tanpa Tetangga", Tapi Penghasilannya Bisa Capai "450 Juta"?

Pada tanggal 18 Oktober 2018, di Desa Anping, Tiongkok dilanda sebuah cuaca yang buruk dan angin kencang.

Letak posisi desa tersebut sebenarnya membahayakan sehingga tak heran banyak penduduk desa tersebut yang pindah rumah ke desa lain.

Sponsored Ad

Namun ada sepasang suami istri yang tetap mau tinggal di desa tersebut dan bisa bertahan hidup dengan sumber daya yang seadanya.


Uniknya, karena pasangan ini adalah satu-satunya penghuni di parit gunung ini, jadi ia tidak memiliki tetangga yang lain.

Sponsored Ad


“Tumbuh tumbuhan di sini sangat subur, udara segar, dan jauh dari keramaian. Ini yang membuat aku begitu mencintai desa ini!”

Diketahui nama suami dari pasangan ini adalah Wang Xinming yang berusia 51 tahun. Ia adalah seorang pria yang jujur dan pekerja keras. Sedangkan istrinya sangat berbudi luhur, sederhana, dan lemah lembut.

Sponsored Ad


Setelah menikah, mereka tidak ingin bekerja di kota dan tidak mau meninggalkan rumah ini.

Pasangan ini mengandalkan kacang kastanye, tanaman konjac, dan gastrodia bambu sebagai mata pencaharian mereka. Mereka memiliki 130 hektar kebun kastanye, 2 hektar konjac, dan lebih dari 500 meter persegi untuk gastrodia.

Sponsored Ad


Mereka juga berkata bahwa kastanye adalah pendapatan terbesar mereka. Dalam satu tahunnya mereka bisa mendapat keuntungan sebesar 200 juta per tahun!


Sponsored Ad

Di depan rumah, selain sayuran hijau, mereka juga menanam banyak jamur hitam yang bergizi dan lezat. Jamur hitam itu dapat mereka makan untuk meningkatkan gizi tubuh, dan sisanya dijual untuk memperbaiki rumah.


Walaupun pasangan ini hanya tinggal seorang diri, tapi mereka mengatakan bahwa daerahnya masih terdapat listrik.

Sponsored Ad

“Karena TV, malam hari kami jadi tidak pernah kesepian. Kami juga jadi mengetahui tentang berita dunia luar yang sedang terjadi!”

Pasangan ini juga memelihara 20-30 sarang lebah. Madu yang bisa diambil bisa menambah penghasilan mereka sehari-hari.


Mereka juga bercerita bahwa dulu jalan menuju kota sangat tidak mendukung, sehingga kemana-mana harus berjalan kaki. Tapi sekarang jalan sudah diperbaiki, sehingga bisa dilewati dengan motor, serta mobil-mobil pertanian pun sudah bisa masuk untuk mengambil hasil dagangannya.

Sponsored Ad


Sontak kisah pasangan ini mendapat perhatian lebih dari para netizen. Netizen pun ada yang sempat bertanya “apakah kalian tidak bosan hidup dengan kesendirian dan jauh dari kemajuan teknologi?”


Namun Wang Mingxin berkata “Kami sudah terbiasa, hidup sederhana dan jauh dari keramaian kota bisa membuat kita lebih bahagia”

Dari kisah pasangan ini, apakah kamu berniat untuk tinggal di desa juga?

Sumber: Foyuan