Selama Ini Aku Pikir Ia Adalah “Teman Baikku”! Tapi Lama-Lama Kok Dia Tega Sih “Berbuat Ini”!

Setiap orang di dunia ini pasti memiliki teman, tidak peduli teman dekat atau hanya sekedar kenal lewat. Ada orang yang memiliki banyak teman, tapi ada juga yang hanya memiliki sedikit teman.

Sponsored Ad


Sebenarnya banyak sedikitnya jumlah teman yang kita miliki itu tidak terlalu penting. Karena yang terpenting adalah kualitas dari pertemanan itu sendiri. Pada kenyataannya tidak semua teman itu BAIK!

Saat kita sedang mengalami masalah, teman yang baik akan terus menemani dan menyemangati kita untuk bangkit. Sedangkan teman yang tidak baik, mereka justru akan meninggalkan kita seorang diri.

Sponsored Ad

Tapi teman yang terkesan “BAIK” dan menemanimu ini juga belum tentu tulus menjalani pertemanan ini. Mungkin saja mereka memiliki sebuah tujuan tersembunyi yang belum tercapai atau mungkin mereka menemanimu karena mereka sedang bosan.

Teman yang baik adalah teman yang perkataannya jujur dan tulus dari hati yang terdalam. Mungkin terkadang pendapat atau solusi mereka tidak semanis madu atau tidak sesuai dengan keinginan kita, tapi kalau dipikir lagi pakai logika ucapan mereka itu realistis.

Sponsored Ad

Mereka sengaja melakukan itu untuk menyadarkanmu dan membuatmu bangkit dari masalah ini. Bukankah lebih baik ditampar dengan kenyataan pahit daripada kebohongan manis? Mau sampai kapan dibohongin terus?


Teman yang baik adalah teman yang saling membangun dan bukannya menjatuhkan. Mereka tidak akan pernah membanding-bandingkan dirinya dan menghina dirimu. Mereka juga tidak akan mengatakan kalimat-kalimat hinaan yang dibalut dalam candaan tapi sebenarnya menyinggung hati atau harga dirimu.

Sponsored Ad

Jika temanmu sangat suka menghina dirimu di depan orang banyak dan ia tertawa terbahak-bahak dengan orang-orang tersebut, apakah itu layak dikatakan teman? Apakah bercanda itu harus selalu menjatuhkan atau menghina teman sendiri?

Pastinya kamu akan merasa tersinggung dan tidak suka dengan perkataan mereka bukan? Kamu ingin marah dan menegurnya tapi tidak enak dengan orang-orang di sekitar. Lagipula kalau kamu tegur, dia pasti akan bilang kok NGE-GAS sih? Kan canda doang?

Sponsored Ad

Di saat suasana sekitar sedang tertawa, kesannya kamu itu orang yang mudah marah dan mudah tersinggung. Pasti rasanya kesal bukan main kan? Sabar..sabar...hanya itu kata yang bisa kita ucapkan untuk menjaga suasana hati. Tapi mau sampai kapan?

Mimin yakin pasti diantara kita semua banyak yang pernah mengalami hal seperti ini. Kita benar-benar berada di posisi yang terhimpit namun tidak bisa berbuat apa-apa. Dan yang paling sebelnya juga adalah teman kita itu tidak menyadari kesalahannya, yang ada malah semakin menjadi. Duh..emosi yee khannn!!

Sponsored Ad

Kalau kondisinya sudah seperti ini, apakah kamu yakin pertemanan ini masih sehat? Apakah setiap kali melihat wajah temanmu itu kamu masih bisa tersenyum tulus? Apakah kamu masih ingin hang out bersama dengannya atau terpaksa?

Kalau memang hatimu merasa sepertinya pertemanan ini sudah tidak sehat, maka ada baiknya jika kamu “sedikit menjauh” darinya. Tenangkan dulu hati dan pikiranmu baru kamu putuskan apakah masih mau berteman dengannya atau tidak?

Sponsored Ad

Bukan berarti bermusuhan, tapi mungkin jadi tidak sedekat dulu lagi. Mungkin kamu memang harus lebih menjaga jarak dengannya. Kalau dia masih punya hati nurani, pasti dia terasa kalau kamu jadi agak menjauh.

Dan kalau dia memang peduli sama kamu, dia pasti akan bertanya dan terbuka mendengar penjelasanmu. Ia akan meminta maaf atas perkataan dan perbuatannya serta lebih menjaga sikap. Dia akan berusaha agar tidak menyinggungmu lagi.

TAPIIII...kalau kamu menjauh dan dia cuek-cuek saja, apalagi masih suka menjadikanmu sebagai bahan ejekan buat gaul sama teman-teman yang lain….yah itu sih sudah jelas dia BUKANLAH teman yang baik.

Kalau sudah seperti itu sih jelas yah lebih baik kita menjaga jarak dan berteman seala-kadarnya dengan orang-orang seperti itu. Tubuh dan pikiran kita sudah cukup lelah dengan pekerjaan sehari-hari, untuk apa hati kita pun dibuat lelah oleh “teman” seperti ini??

Masih ada teman lain yang jauh lebih baik daripadanya. Bergaulah dengan teman yang membawa hal baik atau hal positif terhadap diri kita. Kalau teman bikin keki sih hempas aja ke laut..!!

Sumber : foyuan

Kamu Mungkin Suka