Kenapa "Gak Boleh Keramas" 3 Hari Setelah Mengecat Rambut? "Ini" Alasannya!

Di jaman yang serba modis, banyak orang berlomba-lomba untuk mempercantik penampilan. Salah satunya dengan pergi ke salon, entah untuk mengecat warna rambut, smoothing rambut, ataupun keriting rambut.


Sponsored Ad

Namun pernahkah kau menyadari, setelah kau mengecat atau mengeriting rambut, mengapa pegawai salon selalu berkata “jangan cuci rambutmu sampai 3 hari ya, nanti keriting atau catnya bakal hilang!”

Pertanyaannya, mengapa harus 3 hari? Apa dasar dari teori tersebut?

Menurut desainer terkenal, Joe mengatakan “Faktanya kita keramas atau tidak sampai hari ketiga, itu tidak ada hubungannya dengan keriting atau warna rambut”

(×) Setelah mengeriting, pada hari ketiga rambut akan mencapai tingkat yang stabil. Sebaliknya keramas malah akan menghancurkannya.

Sponsored Ad


Faktanya pada saat kita menggunakan alat perm, terjadilah ikatan disulfida sehingga rambut menjadi sangat kuat dan mudah untuk dibentuk. Pada saat kita cuci rambut, ikatan hidrogen dan garam akan berganti, di sinilah proses pengeritingan rambutmu baru dikatakan sempurna.

Sponsored Ad

(×) Cuci rambut setelah 48 jam akan membuat pewarnaan rambut lebih awet


Sponsored Ad

Faktanya pewarnaan rambut adalah serangkaian reaksi kimia. Ketika kamu telah memberikan pewarnaan dan menunggu waktu, pewarna dan partikel pigmen rambut telah bergabung untuk menjadi warna baru. Saat inilah reaksi kimia dikatakan selesai.

Jadi kapan kita sudah boleh keramas?


Sponsored Ad

Saat pewarnaan rambut, hal ini akan menyebabkan kerusakan pada kulit kepala, sehingga kulit kepala ada dalam keadaan sensitif dan kering. Namun dengan keramas  tiga hari kemudian, bertujuan agar kulit kepala mengeluarkan minyak dan memberikan perlindungan bagi kulit kepala.

Makanya jika kita keramas 3 hari kemudian, hal ini akan membiarkan kulit kepala mengeluarkan minyak dan memberikan perlindungan pada kulit kepala.

Karena setiap rambut dan kulit kepala orang berbeda, makanya disarankan:

Sponsored Ad

→ Tanyakan kondisi rambut dan kulit kepalamu ke desainer rambut

→ Rasakan kulit kepalamu sendiri: Jika kamu merasa kulit kepalamu masih kering, itu berarti kulit kepalamu masih membutuhkan minyak lebih banyak. Tapi jika kulit kepalamu sudah terlalu banyak minyak, itu tandanya kamu sudah boleh keramas.

Setelah seminggu mengecat rambut, bagaimana cara keramas yang benar?

→ Shampoo: Pilih shampo yang memiliki Ph rendah. Keramaslah dua kali, yang pertama keramas sampai menyentuh kulit kepala. Yang kedua, keramaslah tapi jangan menyentuh kulit kepala.

Sponsored Ad


→ Jika kulit kepala dalam keadaan sensitif, kamu boleh mempersingkat waktu selama keramas. Atau kamu juga dapat menggunakan shampo mentol atau dingin untuk menenangkan kulit kepala.

Sponsored Ad

→ Jangan terlalu banyak menarik rambut.

→ Jangan gunakan minyak esensial untuk menjaga kulit kepala, karena hal ini hanya membuat kulit kepala terluka dan kesemutan

Penurunan kualitas rambut berasal dari fenomena oksidasi, seperti: radiasi ultraviolet, kerusakan karena pengering rambut, dll. Oleh karena itu, perawatan rambut setelah pewarnaan sangat diperlukan.


Sponsored Ad

Selain itu juga desainer rambut Taco meyakinkan bahwa tidak mencuci rambut selama 3 hari tidak ada hubungannya dengan warna atau keriting rambut. Hanya saja rambut tidak dicuci selama 1-3 hari untuk melindungi kulit kepala sensitif dan memberikan sekresi minyak!
Namun, para ahli dermatologi memiliki pendapat yang berbeda. Mereka mengatakan minyak yang keluar karena tidak mencuci rambut, tidak menjamin bisa melindungi kulit kepala.

Makanya disarankan sebelum mengecat rambut, kamu bisa mengoleskan sedikit cat ke belakang telinga. 48 jam kemudian, jika tidak ada reaksi dari pewarnaan atau hal yang tidak nyaman, baru kamu bisa mengecat seluruh rambutmu.


Selain itu, menerapkan lotion khusus dan vaseline petroleum jelly ke atas rambut bisa menjaga rambut warnamu tetap bersinar dan juga mencegah pewarna mengisolasi kulit kepalamu.

Sumber: Looker

Kamu Mungkin Suka