Diberi Modal "2 Juta Rupiah" oleh Orangtua, Ia Malah Jadi Orang TERKAYA di Hongkong!

Mungkin kamu hanya pernah melihat adegan seperti ini di TV, namun hal ini benar-benar terjadi.


Sponsored Ad

Ada dua saudara yang harus berjuang untuk keluarganya, satu bekerja di luar dan satu menjaga orangtuanya di rumah. Faktanya hal ini sudah berlangsung selama bertahun-tahun. Namun siapa yang sangka bahwa salah satu dari saudara itu bisa menjadi salah satu orang terkaya di Hong Kong? Ya, hal ini terjadi kepada kepada Lee Shau-kee.

Lahir sebagai anak keempat, Lee Shau-kee dikenal sebagai Paman Empat di Hong. Dia juga mempunyai adik laki-laki bernama Lee Zhaonan. Ayah Lee Shau-kee, Lee Jiepu, adalah seorang pengusaha kaya di Shunde. Dia membuka toko perak dan emas yang sukses.

Sponsored Ad

Sejak kecil, Lee Shau-kee bersama dengan saudara-saudaranya sudah diajarkan tentang bisnis oleh ayahnya. Pada saat Jepang menjajah Tiongkok, ayah Lee Shau-kee mengutus kakak laki-laki Lee Shau-kee, Lee Zhaolin ke Guangzhou untuk berkembang. Dia juga ingin mengirim salah satu anak laki-lakinya ke Hong Kong. Karena Lee Zhaonan berinisiatif untuk tinggal dan merawat orangtuanya, Lee Shao-kee pun dikirim ke Hong Kong untuk berkembang.

Setelah perang, keluarga Lee hampir bangkrut. Demi menghidupi keluarga, Lee Zhaonan harus bekerja di pertanian dan pada akhirnya mencari kerja di suatu perusahaan.

Sponsored Ad


Pada akhirnya Lee Zhaonan menikahi seorang wanita yang juga bekerja di perusahaan yang sama dengannya. Mereka bekerja disana sampai pensiun. Kehidupan Lee Zhaonan biasa-biasa saja tapi dia sangat bertanggung jawab atas orang tuanya.

Sponsored Ad

Lee Shau-kee sendiri menjalani hidup yang berbeda. Sebelum dia ke Hong Kong, ayahnya memberinya uang 2 juta rupiah. Dia menggunakan uang ini untuk membuka toko emas. Pada saat itu, Hong Kong adalah tempat di mana membuka bisnis sangat bebas. Setelah beberapa tahun kemudian, Lee Shau-kee menjadi bintang di industri emas Hong Kong. Pada tahun 1950-an, Lee Shao Kee bekerja sama dengan Guo Desheng dan Feng Jingwei untuk mengembangkan real estat di Hong Kong. Saat itu, Lee Shau-kee telah menjadi seorang pria kaya berukuran sedang di Hong Kong.

Sponsored Ad

Lee Shau-kee menikah dengan Liu Huijuan yang menimbulkan sensasi di Hong Kong. Pada tahun 1972, aset Lee Shau-kee mencapai 100 miliar rupiah, dia kemudian mendirikan Henderson Land seorang diri.


Sponsored Ad

Pada 1980-an, Lee Shau-kee menjadi salah satu dari sepuluh orang terkaya di Hong Kong. Saat itu, hanya ada satu proyek yang dipegangnya namun keuntungannya mencapai 40 miliar RMB (sekitar 83 triliun rupiah). Kemudian, Lee Shau-kee mengakuisisi perusahaan-perusahaan seperti China Gas dan Hong Kong Ferry. China Gas telah memonopoli bisnis gas Hong Kong dan dapat menyumbang lebih dari 10 miliar yuan kepada Lee Shau-kee dalam satu tahun.

Pada awal 1990-an, kekayaan bersih Lee Shau-kee melebihi 100 miliar RMB (sekitar 208 trilliun rupiah). Dia juga banyak berinvestasi dalam saham blue chip di Tiongkok dan sangat sukses. Pada saat itu, Lee Shau-kee berharap untuk menjemput adiknya Li Zhaonan untuk tinggal di Hong Kong. Namun, Lee Zhaonan menolak merasa tidak terbiasa hidup di Hong Kong.

Sponsored Ad

Demi membalas adik laki-lakinya, Lee Shau-kee mengatur agar anak-anak Lee Zhaonan untuk berkembang di Hong Kong, memberi mereka uang untuk berbisnis. Lee Shau-kee juga secara diam-diam mendirikan perusahaan di Guangzhou atas nama Lee Zhaonan. Dia juga membeli banyak saham atas nama perusahaan ini. Sangking suksesnya, Lee Zhaonan bahkan pernah menjadi salah satu dari 10 orang terkaya di Tiongkok.

Meskipun Lee Zhaonan berhasil menjadi miliader, tetapi kehidupannya tidak pernah berubah. Dia hanya tinggal di rumah kecil dan biasa.

Sponsored Ad


Nasib Lee Shau-kee dan Li Zhaonan dapat dikatakan sangat berbeda. Jika Lee Shau-kee pergi ke Hong Kong pada tahun yang sama, diperkirakan ia juga bisa berhasil. Tentu saja, Lee Shau-kee juga membalas saudaranya dengan sangat baik.

Sponsored Ad

Kenyataannya, pengejaran kehidupan setiap orang itu sangat berbeda. Lee Zhaonan hidup dengan sederhana dan menikmatinya. Lee Shau-kee hidup mewah dan menikmatinya. Meskipun kekayaan Lee Shau-kee jauh lebih banyak daripada adiknya, tapi dia belum tentu lebih bahagia daripada sang adik.

Lee Shau-kee telah bercerai dari istrinya selama lebih dari 30 tahun dan telah melajang sejak itu. Selain itu, Lee Shau-kee memiliki hubungan buruk dengan putranya, Lee Jiajie. Alasannya adalah karena Lee Shau-kee menghancurkan pernikahan putranya.

Kakak pergi ke Hong Kong untuk berkembang. Adik merawat orang tuanya di kota kelahirannya. Yang paling penting bagi keberhasilan Lee Shau-kee adalah pengorbanan saudaranya. Jika tidak ada pengorbanan Lee Zhaonan, maka Lee Shau-kee mungkin akan menghabiskan seluruh hidupnya di kampung halamannya.

Sumber:nvrenzuida 

Kamu Mungkin Suka