Jackie Chan Kaya dan Sukses, Tapi Anaknya Malah "Masuk Bui"! Alasannya Dibaliknya "Miris"!

Jackie Chan kaya dan sukses, semua orang tahu itu. Tapi anak cowoknya malah terjerumus ke jalan tak benar dan masuk bui. Anak ceweknya juga mengubah jenis kelamin dan tidak mengakui sang ayah. Apa yang salah sebenarnya?

Sponsored Ad

Banyak orang tua punya alasan sibuk untuk tidak menemani anak. Sibuk bekerja, sibuk cari uang, dan segala macam. Tapi banyak orang tua tidak tahu, bahwa hal sepele ini pengaruhnya bisa besar terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak. 

Tidak peduli berapa banyak uang yang Anda peroleh, seberapa sukses karir Anda, jika Anda gagal dalam mendidik anak, sama saja akan menjadi penyesalan di kemudian hari.

Meskipun kita tidak perlu selalu mengawasi dan memperhatikan anak kita 24 jam, tapi kita tidak boleh mengorbankan waktu dengan anak-anak hanya karena sibuk mencari uang. Anak adalah tanggung jawab kita sesudah dia lahir!

Sponsored Ad

Pada masa anak-anak, mereka sangat mudah untuk 'dibentuk'. Mereka seperti sumber air, aktif dan tak terkendali, namun sekali diarahkan, Anda bisa mengubah arusnya. Di luar sana, mengapa ada orang berguna, mengapa ada orang membuat perubahan, disitulah peran pendidikan.

Sponsored Ad

Alasan mengapa orang berbeda-beda terutama dikarenakan cara didik orang tua yang berbeda. Apa yang ditanamkan pada masa kanak-kanak, sekecil apapun itu, akan memiliki dampak penting dalam kehidupan anak di masa depan.

Anak lahir ke dunia ini tidak bisa memilih orang tua mereka. Orang tualah yang melahirkan mereka ke dunia. Karena itu, selagi masih kecil, berikan pendidikan yang baik, cukup Anda sebagai orang tuanya menemani, itu adalah tanggung jawab yang paling penting.

Sponsored Ad

Anak kelak jadi orang seperti apa, semua tergantung pada pendidikan orang tua pada tahap awal pertumbuhan.

Sponsored Ad

Anak adalah bayangan orang tua, replika orang tua. Untuk membentuk karakter baik pada anak, orang tua harus menjadi contoh teladan bagi anak.

Baik buruknya perilaku anak adalah hasil ajaran orang tua.

Sponsored Ad


Jika sang ibu suka berdandan, maka putrinya juga pasti suka berdandan. Jika ibunya menguasai lebih dari satu bahasa, maka anak perempuannya tidak terkecuali. Jika sang ayah suka minum-minum, maka anaknya juga ketularan. Jika ayahnya suka berbicara dengan kasar, maka anaknya juga begitu. Anak sedikit banyak akan terpengaruh oleh keluarg, orang yang paling dekat dengannya.

Jadi orang tua tidak perlu banyak ceramah, baca puisi, tapi gunakanlah tindakan praktis untuk mempengaruhi mereka, beri mereka contoh teladan, dan biarkan mereka merasakan kebenaran dalam praktik sehingga mereka benar-benar dapat memahami dan menerapkan kata-kata dan perbuatan mereka sendiri.

Sponsored Ad

Seperti yang dikatakan seseorang, anak itu seperti sebidang tanah, ditabur benih pemikiran akan memanen tindakan, ditabur benih tindakan akan memanen kebiasaan, ditabur benih kebiasaan akan memanen karakter, ditabur benih karakter akan memanen nasib!

Sponsored Ad

Jika berharap anak memiliki fisik yang bagus dan tegap, yang jadi orang tua juga tidak boleh malas. Jika berharap anak menjadi orang terdidik dan terpelajar, yang jadi orang tua juga tidak seharusnya brutal dan kasar. Jika ingin anak jadi anak yang berbakti, maka diri sendiri pun harus berbakti pada orang tua sendiri.

Sponsored Ad

Anak adalah cerminan orang tuanya. Orang tuanya seperti apa, yah anaknya juga seperti apa.

Ada orang selalu berkata, "Sudah mendengar ribuan kata bijak, tapi hidupnya masih tetap saja susah." Kenapa? Karena tidak ada gunanya untuk mendengarkan kebenaran. Yang berguna adalah tindakan, action. Hanya ketika mulai bertindak, sesuatu akan berubah.

Soal mendidik anak, dibilang susah iya susah, dibilang gampang juga gampang. Sebagai orang tua, kita hanya perlu menjadi contoh yang baik. Ketika Anda memiliki cermin yang indah, anak Anda secara alami dapat menemukan apa yang seharusnya.

Keberhasilan dalam berbisnis tidak berbanding dengan kegagalan dalam mendidik anak, seperti yang dikatakan seorang pebisnis asal Hongkong yang berhasil membesarkan 2 orang anak yang hebat.

Daripada diajak dengan kata-kata, lebih baik ajari dengan tindakan. Cara terbaik dalam mendidik anak adalah menjadi contoh yang baik!

Memberi anak makan hanya akan membuatnya menjadi besar, namun memberinya sebuah teladan akan membuat anak itu menjadi anak yang hebat!

Selagi masih muda, jangan ganggap enteng pendidikan anak dengan alasan sibuk, karena di masa tua nanti, seberapa kaya atau berkuasa Anda, membesarkan anak yang gagal akan membuat Anda menyesal, tapi membesarkan anak yang sukses dan berbakti akan membuat Anda benar-benar bahagia!

Yuk BAGIKAN artikel ini ke ortu-ortu yang lain!

Sumber: coms

Kamu Mungkin Suka