13 Dokter Membantu Bumil Seberat 300 KG Ini Melahirkan. Saat "Bayinya Dikeluarkan" Dokter Hampir Pingsan!

Melahirkan bukan hal yang gampang bagi setiap wanita. Proses melahirkan membutuhkan waktu yang cukup lama dan menyakitkan.

Tak lama ini seorang ibu asal Australia yang memiliki berat badan 300 kg, berhasil melahirkan anaknya dengan penuh perjuangan. Penasaran gak sih, kira-kira gimana ia melahirkan anak dengan berat badan 300 kg? Bahkan saat air ketubannya pecah sang ibu tidak dapat bergerak dan membutuhkan ambulance dan 13 dokter untuk mengantarnya ke rumah sakit.

Sponsored Ad

Meskipun berita ini sempat viral, para netizen bahkan tidak percaya saat melihat sosok bayi yang baru lahir. Meskipun berita ini secara tidak langsung menjadi sorotan masyarakat Australia, tapi hal ini tidak membuat sang ibu bangga. Berat badannya yang berlebihan mengancam nyawa dan kesehatan janin di saat melahirkan.

Sponsored Ad

Bertambahnya berat badan di saat wanita hamil memang merupakan suatu hal yang normal, namun jika berat badannya melewati batas normal itu malah membahayakan kesehatan janin!

Ibu ini berhasil mengeluarkan bayi raksasa yang memiliki berat 18,16 kg. Berat badan bayi ini sebanding dengan anak usia 6 tahun dan sekali lagi memecahkan rekor sejarah!

Sponsored Ad

Berat badan sang bayi yang luar biasa ini, tentu saja berhubungan dengan ibunya. Berat badannya yang hampir 300 kg memecahkan misteri bayi raksasa. Untung saja, para tim medis berhasil menyelamatkan ibu dan anak.

Sponsored Ad

Bahkan dokter sempat yakin ada bayi kembar 2 atau 3 di dalam perut sang ibu. Siapa sangka saat operasi caesar berlangsung mereka pun kaget melihat ukuran bayi, ternyata bayinya cuma satu dengan ukuran raksasa.

Sponsored Ad

Untuk ibu hamil, jika ukuran bayi di dalam perut terlalu besar, itu adalah hal yang sangat berbahaya, yang menyebabkan distosia. Bayi bertumbuh raksasa di dalam perut tidak mungkin tidak memiliki alasan. Kira-kira bagaimana bayi raksasa bisa terjadi? Apa alasan munculnya bayi raksasa? Ini harus menjadi pertanyaan di benak ibu yang sedang hamil. Mari kita lihat alasan adanya bayi raksasa:

1. Over-nutrisi pada ibu hamil. Banyak ibu hamil yang terus menerus diberi makan berbagai suplemen oleh keluarganya, sehingga membuat bayi semakin besar dan menyebabkan distosia.

Sponsored Ad

2.Diabetes gestasional, adalah diabetes yang dialami sang ibu selama masa kehamilan. Beberapa ibu hamil mengalami perubahan hormon yang dapat memengaruhi gula darah dalam tubuhnya. Jika tidak dijaga maka gula darah tersebut akan menjadi lemak dan protein untuk sang bayi.

3. Faktor genetik. Jika kedua orang tua memiliki postur tubuh lebih tinggi atau besar, kemungkinan besar janin mewarisi gen ini, maka tidak heran jika sang anak menjadi bayi raksasa.

Sponsored Ad

Bayi raksasa memiliki beberapa efek buruk pada ibu. Untuk menghindari munculnya bayi raksasa, ibu hamil dapat mengambil langkah-langkah berikut untuk mencegah.

1. Ibu hamil diharuskan mengontrol asupan nutrisi, Anda dapat makan lebih banyak buah dan sayuran yang kaya protein dan vitamin, cobalah untuk makan makanan yang kaya akan karbohidrat.

2. Lakukan senam atau beberapa gerakan khusus untuk wanita hamil.  Untuk memastikan bahwa berat badan dan pertumbuhan  janin pada tingkat yang konstan.

Sponsored Ad

3. Ibu hamil juga perlu memperhatikan pertumbuhan dan perkembangan janin, jika pertumbuhan dan perkembangan janin terlalu cepat, maka Anda perlu segera periksa ke rumah sakit dan ditangani dengan cepat.

4.Ibu hamil harus melakukan pemeriksaan rutin, jika hasil pemeriksaan ditemukan bayi terlalu besar, maka atur pola makan dan hidup setiap hari!

Semoga artikel ini bermanfaat yah!! Jangan lupa di-share ke teman-teman kamu yang sedang hamil :)

Sumber: Buzzhand