Ketagihan Game Online, Ditelantarkan dan DItinggal, Istri yang Hamil 4 Bulan Curhat! Isinya Pilu

Belum lama ini media sosial diramaikan oleh sebuah unggahan seorang istri yang ditinggal pergi oleh suaminya yang kecanduan game Player Unknwon’s Battlegrounds atau PUBG.

Sejak dua tahun terakhir ini, game ini memang menguasai industri game dan juga kehidupan para pemainnya. Ya, bak disihir, para penikmat game PUBG kerap menjadi lupa diri, karena keasyikan bermain. Bahkan mereka sampai melupakan tanggung jawabnya, seperti suami dari wanita yang dirahasiakan namanya ini.

Sponsored Ad

Melalui postingannya, wanita tersebut mengungkapkan bahwa suaminya telah mengalami perubahan perilaku semenjak ketagihan game PUBG. Di mana suaminya harus bergadang dan sulit bangun pagi, hingga terparah, ia menelantarkan pekerjaan dan bisnisnya serta keluarganya. Padahal, istrinya saat ini membutuhkan perhatian lebih dari suaminya karena sedang mengandung buah hati mereka yang baru memasuki usia 4 bulan. Sontak, curhatan pilu wanita ini menjadi viral dan menuai beragam respon dari para netizen.

Sponsored Ad

Begitu diingatkan, sang suami malah mencap dirinya nusyuz, istilah untuk seorang istri yang tidak mendukung suaminya. Puncaknya sang suami akhirnya minggat dari rumah dan belum kembali hingga kini. Kisah itu pun kini jadi sedemikian viral.

“Assalamualaikum.. Saya ditinggalkan suami akibat PUBG. Bukan pengaruh teman tapi adiknya sendiri. Bisnis jadi terbengkalai, karena PUBG juga saya yang sedang mengandung 4 bulan dan anak pertama 3 tahun ditinggalkan.

Sponsored Ad

Ribut karena PUBG, dan tidak cukup tidur jadi sering marah-marah. Selalu ribut karena dia kesulitan bangun pagi akibat begadang main PUBG. Saya ditinggalkan karena disebut nusyuz selalu memarahinya dan tak mendukung saat main game.

Sudah sebulan kami ditinggalkan, anak kami sakit demam tapi saya harus menjaganya seorang diri. Sebenarnya sudah 4 tahun ia bermain game tapi tidak separah saat dia mulai megenal PUBG, terlebih bila adiknya datang untuk bermain bersama. Perangai suami saya seketika berubah. Tolong sembunyikan profil saya dan doakan dia agar segera kembali.”

Sponsored Ad

Wah, gimana nih menurut kalian? Seharusnya jika sudah menjadi seorang suami, maka harus sadar dan tau pula mana kewajiban yang paling utama dalam rumah tangga. Bukan tidak mendukung, tapi menjadi kepala rumah tangga itu urusannya dengan kehidupan masa depan. Semoga kejadian serupa tak terjadi lagi ya.


Sumber: PalingSeru