Pernah Lempar Uang Ke Muka Ibu, Hasil Tes Ungkap Nunung Sudah Nyabu Sejak 13 Bulan Lalu

Kasus penyalahgunaan narkkoba yang menjerat Nunung dan Iyan Sambiran mulai membuka fakta-fakta baru.

Nunung mengaku bukan pertama kali memakai barang terlarang tersebut.

Sponsored Ad

Pasalnya, Nunung dan suami diketahui sudah lima bulan membeli narkkoba jenis ini.

Bahkan Nunung sudah membeli sabbu setidaknya 10x dalam kurun waktu tiga bulan terakhir.

"Tersangka satu (Nunung) dan dua ( suami Nunung) mengaku memakai sabbu (sejak) lima bulan lalu," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Argo Yuwono dalam pernyataannya yang diterima wartawan.

Proses hukum masih berlanjut, Direktorat Narkkoba Polda Metro Jaya telah menggelar rekonstruksi kasus komedian Nunung terkait penyalahgunaan narkkotika jenis sabbu pada Jumat (26/7/2019).

Sponsored Ad

Sebagaimana diberitakan Kompas.com, (31/7/2019), rekontruksi berlangsung di rumah Nunung di kawasan Tebet, Jakarta Selatan.

Selain menjalani tes urine lagi hingga rambut, berikut fakta terbaru dari kasus narkkoba yang menjerat Nunung.

1. 40 Reka Adegan Rekonstruksi

Sponsored Ad

Kasubdit I Ditres Narkkoba Polda Metro Jaya AKBP Calvijn Simanjuntak menuturkan, Nunung dan suami melakukan 40 reka adegan dalam rekontruksi proses pemesanan sabbu hingga akhirnya ditangkap polisi.

"Rekontruksi ini terbagi oleh 40 adegan. Rekontruksi dilakukan terkait dengan mempertegas kembali fakta yang kami dapati dari berita acara pemeriksaan tersangka dan saksi dari kepolisian," tutur Calvijn saat ditemui di Ditres Narkkoba, Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (30/7/2019).

Sponsored Ad

2. Nunung Kunci Pintu hingga Cekcok dengan Suami

Calvijn juga mengungkapkan ada tiga fakta yang dipertegas dalam rekonstruksi tersebut. Ketiganya yaitu proses pemesanan sabbu yang dilakukan Nunung kepada tersangka TB, kemudian ada cekcok antara Nunung dengan suaminya, dan buang sabbu ke kloset.

Sponsored Ad

"Ada adegan tersangka JJ pada saat awal mengetahui dan menyampaikan kepada tersangka NN untuk berhenti dan mau diajak rehabiliatasi. Tetapi ada penolakan dari tersangka NN," kata Calvijn.

Tak lupa juga peristiwa saat Nunung membuat barang bukti ke kloset.

"Tersangka NN ini sempat mengunci pintu. Dan melakukan perusakkan barang bukti dengan membuang ke dalam kloset. Ini ada beberapa adegan, kemudian baru menemui petugas," tambahnya.

Sponsored Ad

3. Kandungan Metamfetamin Tinggi di Urine Nunung

Kabid Narkkoba Puslabfor Polri, Kombes Pol Sodiq Pratomo telah memeriksa urine, darah dan rambut Nunung dan suaminya, July Jan Sambiran.

Sponsored Ad

Sodiq mengatakan, masih ditemukan kandungan metamfetamin yang cukup tinggi dalam urine Nunung.

"Kemudian barbuk yang di urine walaupun sudah 4-5 hari ternyata kita masih temukan dia masih positif mengandung metamfetamin.

Dugaannya memang dia pengguna aktif yang sudah memakai," kata Sodiq.

Berdasarkan hasil itu, Nunung diduga pengguna narkkotika jenis sabbu yang cukup aktif.

"Biasanya kalau sudah satu dua hari kalau pengguna yang tidak aktif sudah tidak kita temukan di urin. Namun ini masih kita temukan di hari kelima, kadarnya cukup tinggi," lanjutnya.

Sponsored Ad

4. Tes Rambut Ungkap Nunung Diduga Pakai Sabbu Selama 13 Bulan

Sponsored Ad

Selain tes urin, hasil tes rambut Nunung juga mengungkap fakta baru.

"Kemudian dirambut tersangka NN panjangnya sekitar 12 cm kemudian tersangka JJ 33 cm. Setelah kita lakukan pengujian bahwa benar positif dari tersangka NN maupun JJ semuanya positif," tutur Sodiq.

Sesuai dengan panjang rambut Nunung, dia diduga telah menggunakan sabbu selama 13 bulan.

"Kalau kita asumsikan secara teoritical rambut kita tumbuh antara setengah -1,3 cm perbulan sehingga kalau kita asumsikan pertumbuhan rambut tersangka satu bulan 1 cm," jelas Sodiq.

"Maka paling tidak dia menggunakan sudah 13 bulan dr NN. Saya tidak tahu apakah penyidik sudah tanya kapan potong rambutnya," tambahnya.


Sumber: grid.id

Kamu Mungkin Suka