Kurir Ini Dipecat Bosnya Karena Menyelamatkan Seorang Anak. Dua Hari Kemudian, Kejadian Tak Terduga Terjadi !

Seperti kata pepatah : “Apa yang kau tanam itulah yang kau tuai”. Mungkinkah menanam pare akan menghasilkan kacang? Jika yang kau tanam itu adalah kebaikan maka hasil yang engkau dapatkan itu juga berbuah baik, sebaliknya juga demikian.

Sponsored Ad

Siklus sebab-akibat itu tak pernah bias/menyimpang. Baik dan jahat itu pasti ada karmanya, bukannya tidak membalas, tapi belum tiba saatnya.

Xiao Bei terlahir dari keluarga miskin, jadi dia tidak menyelesaikan sekolah menengah atas, dan langsung mencari kerja di kota. Karena ijazahnya rendah, jadi hanya bisa bekerja sebagai kurir, meski begitu, selama rajin dan bekerja tekun juga dapat menghasilkan uang. Namun, baru bekerja sebagai kurir, Xiao bei kehilangan pekerjaannya. Dia dipecat karena telang menghilangkan kendaraan dan barang-barang yang akan dikirimnya.

Sponsored Ad

Kisah itu terjadi saat Xiao Bei sebenarnya sedang libur kerja, tap saat itu ia terpaksa bekerja mengantar barang karena manggantikan rekan kerjanya yang punya urusan keluarga.

Sponsored Ad

Saat mengantar barang, Xiao Bei kebetulan melihat seorang bocah yang nyangkut di tralis balkon. Jika tidak segera diselamatkan, besar kemungkinan bocah itu akan jatuh.

Banyak orang yang melihat peristiwa itu, tetapi tidak ada yang berani naik untuk menyelamatkan si bocah, hanya menelepon petugas pemadam kebakaran, namun, mungkin sudah terlambat saat menunggu tibanya tim penyelamat.

Xiao Bei segera masuk ke gedung apartemen, dan dari teras rumah tetangga bocah itu, ia berusaha menjangkau tubuh anak tersebut.

Sponsored Ad

Tanpa pengaman apa pun, ia memberanikan diri melakukan aksi penyelamatan nekat yang berlangsung dramatis itu.

Sponsored Ad

Namun, usai menyelamatkan si bocah, motor tiga roda berikut barang-barang kiriman yang diparkir di bawah telah raib.

Xiao Bei segera menelepon atasannya menceritakan peristiwa itu, namun, ia dimarahi habis-habisan, dikatai sok pahlawan, dan dia pun dipecat, juga disuruh mengganti barang-barang pelanggan yang hilang.

Xiao Bei termangu mendengar amarah bosnya. Uang sepeser tidak dapat malah harus menganti rugi uang sebanyak itu. Sementara ia sendiri membutuhkan uang yang tidak sedikit untuk biaya pengobatan ayahnya yang masih terbaring di rumah sakit.

Sponsored Ad

Di tengah kesedihannya, ia harus menerima kenyataan itu dan berusaha mencari cara mengganti semua barang-barang pelanggannya.

Sponsored Ad

Tepat pada saat itu, ayah si bocah yang diselamatkannya itu tiba di sana. Ia mengucapkan terima kasih telah menyelamatkan anaknya.

Ketika mengetahui Xiao Bei kehilangan pekerjaan dan harus membayar ganti rugi baran-barang yang telah hilang itu, dia langsung berkata: “Kamu adalah penyelamat anaku, jadi masalahmu pasti akan kubantu.”

Ayah bocah itu membawa Xiao Bei ke perusahaan kurir tempat kerjanya, setelah mengganti motor tiga roda milik perusahaan yang hilang, kemudian melaporkan kejadian itu ke polisi., Gara-gara di dipecat dari pekerjaan sebelumnya itu malah berkah bagi Xiao Bei, di tempat kerja barunya Xiao Bei di tempatkan di bagian kantor dan gaji yang lebih tinggi dari perusahaan sebelumnya.

Sponsored Ad

Ternyata ayah dari anak itu adalah direktur sebuah perusahaan. Dan anak yang diselamatkannya itu adalah putranya satu-satunya. Jadi sebagai bentuk ucapan terima kasih dan membalas budinya, ia secara khusus memberi peluang pada Xiao bei untuk mengembangan kariernya. Xiao bei tak menyangka, perbuatan baiknya itu telah membawa berkah untuknya.


Sumber : Erabaru