Setelah 10 Tahun,Lebih Berharga "Tabungan atau Rumah Rp 500 Juta"?90% Orang Keliru!

Cara orang memandang uang itu beda-beda, ada yang suka beli rumah atau saham, ada juga yang lebih suka menyimpannya di bank. Saat ini situasi ekonomi tidak menentu, satu-satunya hal yang bisa dilakukan adalah menabung dan menghemat.

Karena itu banyak orang memiliki tabungan, mereka secara alami akan mengalami kesulitan dari peningkatan aset yang ada. Di bank, orang takut bahwa deposito akan terdepresiasi dan mereka juga takut pada gejolak pasar properti ketika mereka membeli rumah.

Sponsored Ad

Di bawah keterjeratan ini, banyak orang memiliki masalah. Setelah 10 tahun, lebih berharga uang 500 juta rupiah atau rumah 500 juta rupiah? Ternyata banyak orang yang salah mengira!

Pertama, kita lihat dulu uang simpanan bank sebesar 500 juta rupiah.

Sponsored Ad

Berdasarkan penyesuaian bunga tahunan saat ini, sebenarnya tingkat bunga itu hanya mempertahankan sedikit peningkatan, tapi pendapatan masih sangat kecil.

Terutama dengan adanya inflasi yang terus membuat masalah, tingkat suku bunga bank itu tidak bisa melebihi inflasi. Jadi, 10 tahun kemudian, tabungan 500 juta rupiah kamu di bank akan mengalami krisis depresiasi mata uang, membuat kekayaan kamu tidak berharga.

Sponsored Ad

Kedua, karena tabungan 500 juta tidak menguntungkan, apakah properti 500 juta akan lebih menguntungkan?

Pertama, menurut harga pasaran rumah-rumah di kota besar di seluruh dunia, kemungkinan untuk membeli rumah berkualitas tinggi seharga 500 juta itu relatif kecil. Apalagi jika kamu ada di ibukota, itu cuma bisa digunakan untuk membayar DP, jadi rumah seharga 500 juta rupiah itu sudah tidak begitu berharga lagi di masa sekarang.

Sponsored Ad

Kemudian, kita harus menganalisis keadaan negara saat ini. Sekarang negara sudah menua dan pasokan rumah melebihi permintaan, ini hampir menjadi tren masa depan. Bukan hal langka lagi jika sepasang suami istri punya beberapa rumah nantinya. Dari sini bisa terlihat bahwa 10 tahun ke depan, rumah seharga 500 juta mungkin tidak kompetitif lagi.

Selain itu, pasar properti sedang mengalami perkembangan ekstrem: harga rumah yang tinggi itu sebagian besar ada di daerah pengembangan atau daerah baru. Ini menarik sumber daya untuk berkonsentrasi pada mereka. Jadi 10 tahun kemudian, daerah kamu itu akan mempengaruhi nilai rumah 500 juta kamu. Misalkan kamu tinggal di daerah yang pembangunannya buruk atau daerah yang suram, maka rumah seharga 500 juta rupiah itu tidak berharga.

Sponsored Ad

Ketiga, mari kita bandingkan pelestarian jangka panjang dari keduanya. Kemampuan peningkatan harga rumah tentu lebih baik daripada deposito di bank.

Meskipun kita gak bisa memprediksi dengan tepat bagaimana harga uang 500 juta rupiah akan berada setelah 10 tahun, tapi kalau kalian berusaha terus, yakinlah uang 500 juta rupiah itu akan didapat.

Sponsored Ad

Dan jika kamu sudah memiliki rumah, maka kamu bisa menyewakannya untuk menjaga nilai rumah itu. Tapi, harga rumah di tiap kota itu berbeda, jadi nilainya di masa depan pun akan berbeda, bisa naik ataupun turun.

Singkatnya, uang tabungan 500 juta rupiah dengan rumah 500 juta itu tidak bisa dibandingkan yang manakah lebih bernilai karena hal-hal yang harus diperhatikan itu banyak, tapi jika kamu memiliki kesempatan untuk beli rumah, belilah segera mungkin! Gimana pandangan kamu?

Sumber: dmadvanced