Pilih Selamatkan Bayi Atau Suaminya? Dilema, Akhirnya Ibu yang Kebingungan Ambil Keputusan Pedih Ini

Ibu mana di dunia ini yang rela membuat anaknya atau keluarganya menderita? Atau ingin mendapatkan keuntungan atau mendapatkan kepuasan materi? Kebanyakan ibu tidak akan melakukan hal tersebut.

Begitu juga apa yang terjadi pada seorang ibu yang menjual bayinya. Tapi hal ini terpaksa dilakukan ketika dihadapkan pada satu pilihan sulit demi menyelamatkan suami tercinta yang sedang dalam keadaan kri tis di rumah sakit, akibat kemalangan jatuh dari lantai tiga ditempat kerjanya. Meski tak sampai hati Sang Ibu Jual Bayi nya, karena menyangkut nyawa suami yang sedang dipertaruhkan.

Sponsored Ad

Jalan pintas pun ditempuh, dirinya nekat menjual Bayi kandungnya. Berbagai usaha mencari biaya telah dilakukan sebelumnya, dengan meminjam uang kepada tetangga dan sanak keluarganya tapi tak membuahkan hasil. Wanita ini bernama Ni Hong yang berasal dari Chongqing, China dirinya terlihat berlutut di pinggir jalan sambil membawa poster. Dia rela berlutut seharian demi bisa menemukan orang yang mau membeli bayi dalam gendongannya untuk kesembuhan sang suami.

Sponsored Ad

Suaminya Zhou, mengalami cede ra di sekujur tubuhnya. Sementara bos Zhou lepas tangan. Setelah memberikan uang 7.000 RMB (14,4 juta rupiah), bos Zhou menghilang begitu saja. “Saat kami sudah punya cukup uang maka kami akan membayar biayanya,” ungkap Zhou.

Akibat Insiden itu pula, putri sulung Zhou terpaksa berhenti sekolah. Dan sang istri, Ni mengambil berusaha mencari biaya tambahan untuk membayar biaya suaminya dengan menjual anak paling bungsu yang masih bayi. Saat turun di jalanan, Ni berteriak-teriak meminta belas kasihan.

Sponsored Ad

Ia membawa poster yang bertuliskan, “Bos menghilang setelah kecelak*an kerja terjadi dan kami tidak punya uang untuk biaya rumah sakit. Saya mau menjual bayi saya untuk menyelamatkan ayahnya.” Sementara kedua putri Ni yang ikut menemaninya hanya bisa diam membisu. Mungkin batin mereka sedang menangis keras melihat ibunya sampai menjajakan sang adik kepada para pejalan kaki demi biaya kesembuhan sang ayah.

Sponsored Ad

Setelah berlutut dari pukul 9 pagi hingga 1 siang, tak ada satu pun yang tertarik untuk membeli bayi Ni. Hanya beberapa pejalan kaki saja yang merasa kasihan dan mendonasikan uangnya dengan nominal 2 ribu hingga 200 ribu rupiah. Aksi Ni yang menjual bayinya ini pun menarik perhatian banyak orang. Sampai ada yang memanggil polisi. Sementara itu para wartawan membujuk Ni untuk membereskan semua barang bawaan dan kembali ke rumah sakit. Namun setelahnya belaum diketahui bagaimana nasib keluarga ini, semoga saja ada dermawan yang mau membantu mereka.


Sumber: ThatsmagsKejadian Aneh