Jack Ma: Jika Mau "Sukses dan Kaya" 3 Tahun ke Depan,Jangan Jadi "4 Tipe Orang Ini"!

Menjadi kaya memang tidak mudah, diperlukan usaha dan pemikiran yang matang


Kata Jack Ma, jika ingin hidup dengan lebih baik di masa depan, sebaiknya tidak menjadi seperti 4 tipe orang ini!

Sponsored Ad

1. Tidak tahu bagaimana berinvestasi pada diri sendiri

Dengan berhemat dan menabung setahun 40 juta rupiah, dalam 10 tahun sudah jadi 400 juta rupiah. Bukankah saya hebat?


Sponsored Ad

Jawabannya tidak. Karena ketika Anda menabung 10 tahun dan mendapatkan 400 juta rupiah, orang lain bisa mendapatkannya hanya dalam waktu 1 tahun

Uang adalah benda tak hidup, sedangkan manusia hidup

Jika Anda menggunakan sebagian uang dari gaji Anda per bulan untuk meningkatkan kualitas diri, dengan pergi olahraga, les, mencari teman, dan liburan, maka hal itu akan meningkatkan nilai Anda. Beberapa tahun kemudian, uang yang telah Anda keluarkan tersebut akan kembali berkali-kali lipat

Sponsored Ad

2. Orang yang tidak mau belajar di luar jam kerja

Seseorang yang bekerja dalam bidang perdagangan Internasional, menemui banyak pelanggan yang berbicara bahasa Spanyol, sehingga ia akhirnya memutuskan untuk mulai belajar bahasa Spanyol. Ia menyempatkan waktunya selama 2 jam setelah bekerja, tidak peduli cerah atau tidak, ia akan datang


3 tahun kemudian, ia jadi memiliki kelebihan, yaitu bisa berbahasa Spanyol. Ia yang telah berkemampuan bahasa Spanyol yang baik pun dikirim ke pameran, mendapatkan beberapa pelanggan baru, dan karirnya berkembang. Di tahun ke-7, ia bahkan bisa membuka perusahaannya sendiri

Sponsored Ad

Masyarakat modern adalah masyarakat yang belajar. Setiap tahun pengetahuan akan berkembang hingga 10%. Siapapun itu butuh belajar dan memperbarui pengetahuanya

3. Orang yang tidak memiliki pandangan ke depan

Sponsored Ad

Setelah lulus, Andre dan Bima sama-sama magang di sebuah perusahaan akuntansi. Setelah masa magang selesai, perusahaan tersebut menawarkan pekerjaan di kantor pusat di luar kota selama 2 tahun, namun gajinya hanya setengah saja dan tidak ada komisi. Andre merasa gaji tersebut terlalu sedikit dan ia merasa tidak akan terbiasa di kota itu, akhirnya ia menolaknya. Namun, Bima dengan berani menerimanya karena ia berpikir itu adalah sebuah kesempatan untuknya belajar dan juga mendapatkan gaji, benar-benar kesempatan yang bagus

Sponsored Ad


2 tahun kemudian, Bima kembali ke kantor awal dan menjadi pemimpin proyek baru. Perusahaan tersebut menggajinya 4 kali gaji semula, sedangkan Andre masih berada dalam posisi yang sama, sehingga gajinya hanya sepertiga gaji Bima

Dari sini bisa dilihat, bahwa seseorang yang berani melihat ke depan, akan lebih sukses

4. Orang yang tidak bisa bekerja sama

Sebuah perusahaan asing memberikan total uang 15 dolar kepada 6 pelamar kerja, untuk pergi makan ke kantin. Namun ternyata makanan di kantin minimal 3 dolar per orang, sehingga jika dijumlah maka harus membayar 18 dolar, sedangkan uang yang ada hanya 15 dolar

Sponsored Ad

Mereka akhirnya memilih untuk kembali ke kantor dan mengatakan bahwa uang yang diberikan tidak cukup. Siapa sangka CEO perusahaan tersebut malah berkata: "Maaf, kalian tidak cocok bekerja di perusahaan kami"


Ternyata, kantin disana ada promo beli 5 gratis 1. Bahkan jika tidak ada promo, mereka juga bisa membeli 5 porsi dan membaginya untuk 6 orang. Namun keenam orang ini tidak pernah memikirkan kerjasama sebuah tim, semuanya berpikir tentang dirinya sendiri dan tidak dapat apa-apa

Sponsored Ad

Hal ini seperti sebuah pepatah: Orang itu seperti batu bata, jika Anda jatuh di jalan, maka dengan sangat mudahnya ditendang orang. Tapi jika Anda bergabung dan dibangun untuk dinding aula, maka tidak ada yang bisa menggerakkannya

Di era yang modern ini, setiap orang harus bisa menemukan dan memperbaiki kekurangan diri sendiri, untuk berkembang menjadi orang yang lebih baik.

Sumber: gtpositive