Sudah Lama Hidup Miskin, Siapa Sangka Penjual Es Krim Ini Kaya Mendadak Berkat Sosok Ini

Tidak ada yang tahu nasib seseorang, keberuntungan dan kesialan bisa datang kapan saja. Bagai roda, keduanya akan terus berputar di kehidupan manusia.

Sponsored Ad

Seperti yang dialami oleh seorang penjual es krim asal Filipina. Selama berjualan es krim, kehidupannya bisa dibilang kurang baik. Namun suatu hari nasibnya tiba-tiba berubah setelah ia bertemu dengan legenda tinju Filipina yang juga senator Filipina, Manny Pacquiao. Ia juga pernah jadi bintang iklan Tolak Angin lho. Kisah pertemuan keduanya dibagikan dalam akun Facebook milik Jen Manilay.

Sponsored Ad

Saat itu, penjual es krim bernama Manong Marciano ini lewat depan kantor Manny, kemudian Jen memanggil Manong dan membeli 10 es krim. “Saya membeli 10 es krim dan memberikan 1 kepada senator. Kemudian senator tiba-tiba menyuruh saya menelepon Manong. Manong terkejut dipanggil oleh Manny Pacquiao,” tulis Jen.

Sponsored Ad

Awalnya Manny Pacquiao memberikan uang tunai kepada Manong sebesar 3.000 Peso Filipina atau sekitar Rp 813 ribu. Namun Manny berubah pikiran setelah mendengar kisah hidup menyedihkan Manong ‘si penjual es krim’. Ternyata Manong menderita stroke dan 3 orang anaknya tidak bersekolah.

Sponsored Ad

Cerita Manong membuat hati Manny Pacquiao tergerak dan atas dasar rasa kemanusiaan, ia memberikan uang senilai Rp 8 juta pada Manong. "Kamu menyewa rumah? Minggu depan saya akan beri rumah dan pekerjaan," kata Manny. Manong berlinangan air mata karena dia sangat tersentuh oleh kemurahan hati Manny.

Sponsored Ad

Tentu, Manong bahagia karena ia tidak perlu terlalu bersusah payah berjualan es krim dengan kondisi fisik yang kurang sehat dan ada harapan baru bahwa 3 orang anaknya akan merasakan pendidikan yang layak. Menurut Jen, penjual es krim ini mendapat pekerjaan di Goldenstate, sebuah perguruan tinggi lokal di General Santos, Cotabato Selatan yang merupakan kampung halaman Manny.

Beruntung sekali ya Pak Manong ini. Tapi tentu keberuntungan ini terjadi karena kehendak Sang Pencipta yang menggerakan hati Manny untuk membantu sesama. Ketika hati nurani kita berbisik untuk membantu seseorang, maka lakukanlah, bisa jadi itu memang sudah ditakdirkan Tuhan.


Sumber : Erabaru

Kamu Mungkin Suka