Jangan Salah, Gak Semua Lemak Itu Buruk! Yuk, Kenali 2 Jenis Lemak yang Bermanfaat Bagi Tubuh

Banyak yang berpikir bahwa lemak adalah sumber dari segala sakit dan kenaikan berat badan. Padahal jika seseorang kekurangan lemak, akan berakibat buruk juga. Yuk, cari tahu lemak yang tepat untuk tubuh kita di sini.

Sponsored Ad

Lemak tidak sepenuhnya buruk, kita harus memahami bahwa lemak merupakan bagian dari makronutrien atau nutrisi yang dibutuhkan tubuh dalam jumlah besar. Tubuh kita membutuhkan lemak sekitar 30% namun pastikan konsumsi lemak baik. “Untuk atlet, kalau lemak gak masuk, akan jadi masalah. Lemak tidak boleh turun dari 25%,” jelas Emilia Elfiranti A, seorang pakar nutrisi.

Sponsored Ad

Lemak sendiri terdiri dari tiga jenis yaitu monounsaturated fat (lemak tak jenuh tunggal), polyunsaturated fat (lemak tak jenuh jamak), dan saturated fat (lemak jenuh). Di Indonesia, orang banyak menggunakan lemak jenuh yang sebetulnya tidak baik bagi tubuh. Berbagai masalah kesehatan dapat terjadi ketika terlalu banyak mengkonsumsi lemak jenuh seperti ateroklerosis, radang persendian, penyakit jantung, dan lainnya.

Sponsored Ad

Lemak ini dapat ditemukan pada daging merah, keju, mentega, minyak kelapa, minyak sawit, dan lainnya. Para ahli gizi menyarankan agar konsumsi lemak jenuh tak lebih dari 5% dari total asupan 30% lemak. Sebagai orang awam mungkin kita bingung cara membedakan ketiga lemak itu. Langsung saja simak penjelasannya di bawah ini.


#1 Lemak tak jenuh tunggal

Sponsored Ad

Lemak ini punya banyak manfaat seperti mengandung antioksidan tinggi dan mengandung anti inflamasi. Menurut situs www.heart.org dituliskan juga bahwa lemak ini dapat membantu mereduksi level kolesterol jahat dalam darah sehingga mengurangi sakit jantung dan stroke.


Lemak tak jenuh tunggal banyak terdapat di minyak zaitun, minyak kanola serta beberapa makanan seperti alpukat, selai kacang, beberapa kacang-kacangan dan biji-bijian.


#2 Lemak tak jenuh jamak

Sponsored Ad

Jenis lemak yang kedua ini juga baik digunakan meski manfaatnya tidak sebanyak lemak tak jenuh tunggal. Kita dapat menemukan jenis lemak ini pada minyak sayur, minyak jagung, dan minyak kedelai. Sementara dalam bentuk makanan, lemak ini banyak terkandung pada ikan seperti salmon, tuna, makarel, serta biji-bijian.


Nah, sekarang sudah jelas kan mana lemak yang baik dikonsumsi untuk tubuh dan mana yang tidak baik. Semoga bermanfaat.


Sumber : Intisari