Dibalik Kesuksesannya, Ternyata "Jackie Chan" Punya "Sisi Gelap" yang Tak Terduga!

Jackie Chan menulis autobigorafinya ke dalam bahasa inggris, namun sayang tidak sedikit yang memprotes kisah hidupnya.


Sponsored Ad

Sebagai seorang aktor, Jackie Chan adalah aktor yang membawa segudang prestasi,

namun sebagai seorang ayah, ia dicap masyarakat sebagai ayah yang tidak berkompeten.


Sponsored Ad

Pada tanggal 4 Desember, autobirografi Jackie Chan yang berjudul “never grow up” dirilis dalam bahasa inggris dan dijual di seluruh dunia.

Hanya dalam 2 hari, media asing langsung meluncurkan berita yang tidak-tidak.


Sponsored Ad

Ternyata dalam autobiografi, Jackie Chan dengan berani menuliskan ‘sisi gelap’ kehidupan pribadinya: minum minuman keras, bermain dengan ‘perempuan nakal’, kekerasan dalam rumah tangga, dll.


Sponsored Ad

Jackie Chan juga mengaku memiliki banyak pacar di masa lalu, termasuk Teresa Teng, Joan Lin, Elaine Ng,dl.

Jackie mengatakan “pada saat itu saya memiliki banyak pacar, namun kala itu Joan Lin tengah hamil, jadi saya meminta bayi itu dilahirkan”

Jackie juga menceritakan kala ia menjadi stuntman ia sudah berhasil menghasilkan banyak uang. Karena sudah memiliki banyak uang itulah, hidup Jackie jadi semakin menyimpang. Ia habiskan uang itu untuk hal yang tidak-tidak.

Sponsored Ad


Dalam ingatan Jackie, ia mengaku pernah melempar anaknya ke sofa karena ia sedang marah.

Sponsored Ad

Pernah juga suatu ketika Jackie hendak menjemput putranya Jaycee Chan di sekolah. Ia menunggu lama di depan pintu gerbang SD, namun heran mengapa anaknya tidak kunjung keluar.


Sponsored Ad

Ternyata Jackie tidak tahu bahwa Jaycee sudah duduk di bangku SMP, Jackie mengira bahwa anaknya masih duduk di bangku SD.

Dari situlah kita bisa tahu bahwa Jackie belum memiliki kasih seorang bapak, akibatnya Jaycee Chan menjadi anak yang kekurangan kasih sayang. Ia salah pergaulan dan memulai jalur kriminal dengan penyalahgunaan narkoba.


Sponsored Ad

Seorang pria dikatakan gagal, ketika ia tidak bisa mengasuh anaknya sendiri.

Bukan hanya pada anak kandungnya sendiri Jackie dicap gagal menjadi seorang ayah, tapi ketika ia tidak pernah mengurus Etta Ng. Etta adalah anak Jackie hasil hubungan gelapnya dengan Elaine Wu.


Sponsored Ad

Etta mengaku bahwa ia terintimidasi selama 19 tahun, dimana ia tidak dianggap oleh ayahnya sendiri, dan sering mengalami kekerasan oleh ibunya.

Dia mengatakan bahwa seluruh dunia tahu identitasnya sebagai putri Jackie Chan, tapi ia tidak pernah merasakan identitas sebagai anak Jackie Chan.


Ada desas desus mengatakan bahwa Jaycee Chan pernah mengajak Etta untuk makan bersama, tapi Etta malah menolaknya atas dasar “saya tidak memiliki kontak saudara dengannya, ngapain juga saya harus pergi?”

Karena dari kecil ia telah mengalami banyak ketidakadilan dan kekurangan kasih sayang, Etta juga tumbuh jadi anak yang salah dalam bergaul.

Pada tanggal 26 November bulan lalu, Etta Ng mengumumkan pernikahannya dengan Andi Autumn yang merupakan pasangan sejenisnya.


Dalam bukunya Jackie ada mengingatkan sebuah kalimat “jangan biarkan ayah yang merawat anak”

Beberapa waktu lalu ada sebuah cerita di Suzhou China, dimana ada seorang ayah sedang merawat anaknya sendirian di rumah. Karena tidak fokus menjaga anaknya, tiba-tiba anak 5 tahun itu pergi bermain dan tidak terasa ia sudah berjalan hingga 7-8 km.


Sang ayah kaget dan mencari kepergian anaknya. Untungnya anak itu ditemukan oleh seorang yang baik hati. Ia pun memanggil polisi untuk menemukan keluarga anak itu.

Setelah lebih dari 2 jam akhirnya sang ayah bisa bertemu kembali dengan anaknya. Banyak warga setempat yang berkata bahwa ia adalah ayah tidak bisa merawat anaknya sendiri.


Ayah-ayah seperti ini adalah pria yang terlalu bergantung pada istrinya. Mereka tidak bisa merawat dan membesarkan anaknya, sekali ada masalah, giliran istrinya yang harus bertanggung jawab.

1. Tidak ikut campur, hanya menunggu anak diasuh orang lain


Seorang ibu baru-baru ini mengeluh kelelahan, dimana setelah anaknya masuk SD, sang suami tidak peduli dengan pendidikan anaknya, alhasil anaknya tumbuh menjadi anak malas dan tidak suka belajar.

Melihat anak tetangga, istri pun berkata “lihat anak tetangga begitu rajin, pendidikan apa yang harus kita pelajari dari keluarga tetangga?”

Sama seperti seorang pria yang mengendarai mobil, istri yang sebagai co-driver akan turut serta dalam menjaga ketenangan dan konsentrasi suaminya. Jika suasana hati suaminya buruk, akan cenderung mengalami kecelakaan.


Begitu juga dengan suami istri, kedua-keduanya harus turut serta andil dalam pendidikan sang anak. Karena jika hanya sebelah pihak yang andil, pertumbuhan anak itu akan pincang sebelah.

2. Kehadiranmu adalah cara pendidikan yang terbaik

Ketika anak memasuki usia nakal dan tidak patuh, biasanya sang ibu yang sudah mulai kehilangan kesabaran akan pura-pura tidak melihat dan tidak mendengarnya.


Di sinilah seorang ayah harus datang untuk menemani dan menghiburnya. Maka anak akan merasakan kehadiranmu.

Seorang anak menulis Pr, dimana dalam tulisannya itu ia bercerita bahwa mamanya menyebalkan, suka marah, dan memaksa untuk belajar. Tapi papanya adalah orang yang sangat baik, karena saking semangatnya bekerja ia jadi jarang pulang, dan jarang memarahi sang anak.

Ayah seperti inilah ayah yang kurang pendidikan, ia selalu berpura-pura menjadi orang baik di depan anak, dan berdiri untuk melawan sang ibu.


Hal ini akan memiliki dampak yang buruk bagi anak, dan juga mudah menyebabkan pertengkaran dan mempengaruhi keharmonisan keluarga.


Begitu juga dengan Jackie Chan, meskipun ia adalah seorang superstar di industri film, tapi ia adalah seorang suami dan seorang ayah. Ia memiliki banyak kekurangan. Meskipun ia pernah mengalami banyak kesalahan di waktu mudanya, tapi ia harus bertanggung jawab dan membawa teladan hidup yang baik bagi masyarakat.

Sumber: Micelle  

Kamu Mungkin Suka