Bingung dengan “Siklus Haid” yang Nggak Teratur? Ternyata “Pil KB” Bisa Jadi Salah Satu Solusi Lho, Kamu Bakalan Nggak Percaya

Setiap wanita pasti mengalami yang namanya haid atau menstruasi. Kalau sudah kedatangan yang namanya tamu wajib bulanan ini memang bikin ngeselin terkadang. Bawaannya sensi melulu. Bahkan kadang kita nggak bisa memprediksi kapan datangnya haid itu. Hal itu yang paling dikhawatirkan. Makanya kudu rajin simpan pembalut di dalam tas. Namun, di jaman sekarang ini udah ada banyak cara untuk bisa menghitung kapan siklus haid berikutnya datang. Belum tau? Yuk, lihat di bawah ini, pasti ada yang belum kamu tau deh.


1. Mengenali ciri-ciri haid yang normal. Remaja usia 20-an akan mengalami siklus haid yang lebih panjang dari pada wanita usia 30-an, sedangkan wanita usia 40-50-an siklus haidnya juga lebih singkat. Kalau siklus haidmu berubah-ubah tiap bulan (selama 2-3 tahun) ada baiknya mengunjungi dokter, untuk mengetahui apakah ada ketidakseimbangan hormon.

siklushaid.com


2. Menghitung hari dan membuat catatan. Hitung jarak antara mulai dari hari pertama haid ke hari pertama berikutnya (bulan berikutnya). Biasanya panjang siklus haid adalah 28 hari. Siklus haid memiliki rentang waktu antara 25 hingga 35 hari. Dari situ kita bisa memperkirakan kapan datangnya siklus haid kita berikutnya.


3. Menggunakan aplikasi. Semua tentu sekarang menggunakan smartphone. Kita bisa men- download aplikasi online seperti MyMonthlyCycles, MyMenstrualCalendar dan masih banyak lagi. Cukup pratis kan? Kamu nggak perlu repot menghitung secara manual.


4. Mencatat gejala haid yang kamu alami. Setiap wanita pasti memiliki gejala haid yang berbeda-beda. Namun, beberapa di antaranya yang umum adalah:
           - mudah marah

           - moody

           -  sakit kepala

           - jerawat

           - kram perut, paha atau punggung

           - perubahan napsu makan

           - payudara sensitif

           - rasa lelah atau mengantuk

           - nyeri punggung atau bahu

           - ngidam makanan tertentu

Nah, itu hanya beberapa di antaranya. Mungkin kamu bisa menambahkan daftarmu sendiri? Karena setiap wanita tentu berbeda-beda.

siklushaid.com

5. Konsultasikan ketidakteraturan siklus haid dengan dokter. Kalau kamu memiliki siklus haid yang tidak teratur, itu artinya ada beberapa masalah medis yang harus diatasi. Beberapa masalah medis yang mungkin bisa terjadi:
- Diabetes
- Penyakit hati
- Obesitas
- Tuberkulosis
- Gangguan makan misal anoreksia dan bulimia
- Sindrom iritasi usus (Irritable Bowel Syndrome)


6. Melakukan cara untuk memperoleh siklus haid teratur. Salah satu cara untuk bisa mendapatkan siklus haid yang teratur adalah dengan meminum kontrasepsi oral (pil KB). Ternyata nggak cuma buat mencegah kehamilan tapi juga bisa bikin siklus haid jadi efektif.

vemale.com

 

Nah, sudah mengetahui hal-hal berguna di atas, tentu kamu sekarang nggak perlu panik lagi dengan siklus haid yang nggak teratur. Semoga dengan cara-cara di atas sudah bisa diatasi ya kegalauanmu tiap bulan.

Sumber: id.wikihow.com

“Tulisan yang ditampilkan dalam artikel ini dilindungi oleh undang- undang Hak Cipta. Dilarang menyalahgunakan/menggunakan/mencetak seluruh isi atau sebagian, dan memperbanyak tanpa izin tertulis dari pihak PastiSeru.com.”

Mungkin Kamu Suka Artikel Berikut Wanita