Penting! Jangan Sampai Meremehkan “Bintil Mata”, Akibatnya Berbahaya dan Bikin Ngeri Lho!

Kebanyakan dari kita biasanya mengabaikan jenis penyakit bintil mata. Namun, sebenarnya tindakan pengabaian ini salah besar, lho. Apalagi jika ternyata, benjolan tersebut berada di area mata.

Menurut pakar, sebagian bintil dari mata boleh menyebabkan komplikasi yang memerlukan perhatian dokter dan pakar oftalmologi. Pisers (Pasti Seru-ers) mungkin akan mengalami masalah mata berair dan infeksi lain jika tidak merawatnya.

Nah, dengan begitu, ketahui jenis bintil mata yang perlu perawatan berikut ini:


1) Styes


Styes adalah bintil kecil berwarna merah yang tumbuh di atas atau di sepanjang bibir mata. Bintil ini terasa agak sakit dan gatal. Bintil juga sebenarnya bisa menyebabkan kesakitan jika infeksi.

Lebih memperburuk situasi jika bintil berubah menjadi tumpukan yang terlihat seperti bisul dan kista. Bintil juga dapat tumbuh di dalam kelopak mata Pisers (Pasti Seru-ers) dan ini dinamakan sebagai hordeolum internal.

Bintil terbentuk apabila kelenjar minyak di bagian dalam kelopak mata tersumbat, berikutnya menjerat bakteri dan mengakibatkan infeksi. Bintil-bintil ini akan dipenuhi nanah.

Pengobatan:

Berikan tekupan hangat ke daerah infeksi sekitar 5 sampai 10 menit, dapat ulangi sampai 6 kali sehari untuk mempercepat penyembuhan.

Gunakan handuk bersih yang direndam dalam air hangat sebagai tekapan. Pisers (Pasti Seru-ers) juga dapat menggunakan gel lidah buaya asli untuk mengobatinya; biarkan sapuan gel di daerah infeksi selama 20 menit dan cuci wajah dengan air hangat. Lakukan hal ini setidaknya 3 kali sehari.

 

2) Kalazion


Ketika kelenjar minyak tersumbat, gumpalan tersebut membentuk kalazion. Kalazion terasa agak sakit jika disentuh namun umumnya tidak mendatangkan kesakitan lebih. Akan tetapi, kalazion dapat menghalangi penglihatan Pisers (Pasti Seru-ers) jika gumpalannya semakin membesar.

Pengobatan:

Tekapan hangat juga merupakan solusi untuk kalazion. Cara yang sama digunakan seperti perawatan untuk styes.

 

3) Konjunktivitis


Juga dikenal dengan panggilan mata merah muda, ia merupakan infeksi yang menyebabkan kelopak mata membengkak.

Dalam kondisi yang lebih parah, kotoran mata akan selalu keluar. Alergi bisa dipicu oleh tungau, debu, serbuk sari, dan bulu binatang. Tanda alergi adalah termasuk mata menjadi kemerahan, gatal, bengkak, dan pedih di sekitar daerah infeksi.

Pengobatan:

Tempatkan sekantung teh hangat pada kelopak mata untuk mengurangi bengkak. Teh  dingin juga dikatakan dapat bertindak dengan lebih efisien. Biarkan selama 10 menit, dan ulangi hingga 4 kali sehari sampai bengkak dan kemerahan mata hilang.

 

4) Papillomas


Juga dikenali sebagai polip kulit kecil, papillomas disebabkan virus papilloma dan secara medis tidak berbahaya. Sebagian orang membuangnya atas dasar kecantikan atau karena mengganggu penglihatan mata.

Pengobatan:

Hanya dokter yang boleh membuang kelebihan kulit ini. Hindari membuangnya sendiri.


5) Milia


Milia adalah jerawat putih kecil yang terbentuk di kelopak mata atau di sekitar area mata. Ini sebenarnya adalah kista kecil yang diisi dengan sejenis protein yang disebut keratin. Milia tidak berbahaya dan tidak perlu dibuang.

 

6) Xantelasma


Xantelasma merupakan timbunan kolesterol yang terbentuk menjadi bintil kekuningan atau sewarna kulit.

Biasanya bintil ini terdapat di atas kelopak mata. Jika ada, Pisers (Pasti Seru-ers) disarankan untuk periksa ke dokter karena ia merupakan petunjuk untuk masalah kesehatan terutama penyakit jantung.

Pengobatan:

Hindari kadar kolesterol yang tinggi untuk mencegah gumpalan terus membesar.

 

Sumber: Erabaru 

 

Tulisan yang ditampilkan dalam artikel ini dilindungi oleh undang- undang Hak Cipta. Dilarang menyalahgunakan/menggunakan/mencetak seluruh isi atau sebagian, dan memperbanyak tanpa izin tertulis dari pihak PastiSeru.com